Kasih dan Ketaatan

Posted: February 20, 2013 in Renungan Harian, Uncategorized

Image

Antara kasih dan ketaatan dapat digambarkan seperti keping mata uang yang terdiri dari dua sisi yang berbeda, namun tidak bisa dipisahkan. Keduanya saling melengkapi dan menyempurnakan. Jikalau ada kasih, namun tidak ada ketaatan, kasih itu mati. Demikian pula, bila ada ketaatan namun tidak ada kasih, ketaatan itu kosong. Tanpa kasih dan keadilan, hidup akan terasa hampa, bagaikan gong berkumandang dan canang yang gemerincing.

Pada perikop ini kita belajar bahwa mengasihi Yesus ada dua level proses yang harus kita lalui yaitu level motivasi dan aplikasi untuk memegang dan menuruti segala perintah Yesus. Upah dari mengasihi Yesus dengan cara yang benar adalah Yesus dan Bapa akan mengasihi kita dan akan berdiam di dalam kita. Jika Yesus dan Bapa datang dan diam di dalam kita, orang-orang di sekitar kita pasti akan menikmati kehadiran Tuhan di dalam segala keberadaan kita.

Dalam kehidupan bersatya wacana seringkali kita mengatakan mengasihi di mulut namun kita tidak memegang dan melakukan segala perintah Yesus. Terdapat banyak kebohongan dan kemunafikan bahwa seolah-olah kita menaati-Nya. Diperlukan konsistensi antara perkataan kasih dan ketaatan untuk memegang dan melakukan segala perintah-Nya 🙂

Yohanes 14 : 23
“Jawab Yesus: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s